Control Chart – Part 2 – Interpretasi Peta Kendali

Menginterpretasikan Control Chart

Beberapa dari anda mungkin telah familiar dengan control chart, berikut tipe dan penggunaannya. Sebagai Process Owner, anda harus mampu menginterpretasi control chart dengan tepat, karena chart akan menunjukkan tindakan apa yang perlu atau tidak perlu dilakukan.

Variasi akan selalu ada dalam proses. Tugas anda adalah memisahkan variasi-variasi tersebut kedalam dua kategori, yaitu Cause dan Special Cause. Lalu gunakan garis tengah (mean), batasan kontrol, dan plot data untuk membentuk interpretasi anda.

Kesalahan yang sering dilakukan oleh para Process Owner adalah memerintahkan timnya untuk membuat banyak control chart. Ketika tembok mereka telah dipenuhi oleh banyak chart yang bagus, tidak ada orang yang bertanggung jawab untuk menginterpretasi dan mengambil tindakan berdasarkan chart tersebut. Bertindak berdasarkan satu chart akan jauh lebih baik daripada tembok yang dipenuhi banyak chart yang tidak fungsional.

Bagaimana Menginterpretasi Sebuah Control Chart? Continue Reading

Apple’s Operational Excellence

- - News

Dunia cukup mengenal Apple sebagai perusahaan yang sukses dari desain produk mereka yang brilliant. Hanya sedikit pihak yang menyadari bahwa Apple juga memiliki substantial competitive advantage lainnya yaitu sebuah operational excellence yang dapat disetarakan dengan operasional dari Wal-Mart, Toyota, dan Southwest. Apple mengatur operasional mereka dengan sangat baik dalam bidang manufaktur, pembelanjaan, dan logistik.

Apple merancang sistem mereka untuk dapat menghadirkan produk terbaik bernilai jual tinggi dengan biaya pembuatan yang rendah. Kedua hal inilah yang membuat brand mereka semakin terkenal dan mampu menyaingi kompetitor lainnya. Kami akan mencoba merangkum sistem operasional yang diterapkan oleh perusahaan Apple tersebut.

Continue Reading

Cost Reduction dengan Lean Six Sigma

- - Measure, Six Sigma

Anda pasti ingat iklan komersil dengan tagline seperti judul di atas. Dalam artikel ini kami ingin bertanya hal serupa pada anda. Seberapa rendah harga produk anda bisa diturunkan saat ini?
Seiring dengan tingkat kompetisi dan arus informasi yang deras, hukum mengenai harga  telah berubah. Jika dulu persamaan untuk menentukan harga adalah biaya produksi ditambah dengan keuntungan yang kita inginkan. Contoh, jika biaya produksi dari produk kita Rp. 100 dan keuntungan yang ingin diambil sebesar 10%, maka harga produk kita adalah Rp 100 + 10% = Rp. 110.

Saat ini, penentuan harga tidak lagi di tangan produsen, namun oleh pasar. Jadi persamaan matematisnya adalah harga – biaya produksi = profit. Jadi, jika harga untuk produk kita di pasar 100, maka kita perlu menekan biaya produksi kita setidaknya Rp. 99, sehingga  keuntungan yang didapat Rp. 1. Profit yang dulu menjadi faktor bebas, sekarang menjadi faktor dependen.

Dalam praktik Lean Six Sigma, formula harga dan profit menjadi Harga – Profit = Biaya Produksi. Formula ini sangat dikenal dalam Lean Manufacturing. Kita harus mendesain proses dan produk agar dapat masuk ke dalam rentang biaya ini.

Penghematan tidak sama dengan pemotongan biaya. Organisasi yang memiliki kecenderungan Continue Reading

Konsultan Lean Six Sigma

- - Six Sigma

Konsultan Lean Six Sigma adalah mereka yang biasanya memiliki pengalaman dalam implementasi Lean Six Sigma di perusahaan-perusahaan lain. Umumnya, konsultan lean six sigma menawarkan pengalaman mereka selama ini ke calon klien mereka. Perbedaan antara satu konsultan ke konsultan lain adalah pengalaman mereka dalam training dan coaching untuk Lean Six Sigma, pendekatan yang mereka gunakan, pengalaman implementasi dari awal, kemudian bahan pelatihan dan komitmen waktu.

Pengalaman training dan coaching untuk Lean Six Sigma juga harus dilihat apakah mereka hanya menggunakan DMAIC ataukah termasuk DFSS. Kita juga harus memperhatikan role atau peran mereka sebelumnya, apakah hanya Green Belt atau bagaimana?

Sertifikasi untuk kompetensi walau tidak mandatory tetapi sedikit banyak bisa memberi gambaran kompetensi konsultan lean six sigma. Sertifikasi Lean Six Sigma cukup banyak ditawarkan, perhatikan kredibilitas badan sertifikasi. Kompetensi pelatihan atau training adalah Continue Reading

Measurement System Analysis

- - Uncategorized

Measurement systems are like eyeglasses, when the lenses are incorrect, the vision is blurred. A measurement system allows us to “see” the process. When a measurement system is poor, we lose the ability to make good decisions about how to improve the process.

The IMPORTANCE of Measurement System Analysis?
– Many resources can be wasted trying to improve a process when a major source of variability is the measurement system.
– The measurement system MUST be qualified before beginning process improvement work.
– The measurement system is only one source of variability when measuring a product or process.
– The purpose of a measurement system is to better understand the sources of variation that can influence the results produced by the process under investigation.
– In the Measure Phase, the team must be able to demonstrate that the data is accurate and reliable.

One good tool to analyze the capability of our measurement system is Measurement System Analysis (MSA) also known as Gage R and R. R and R stands for Reproducibility and Repeatability.

SSCX – Green Belt – Oktober 2012

Pelatihan Six Sigma Green Belt kembali akan diselenggarakan oleh SSCX International pada bulan Oktober 2012. Pendaftaran sudah dapat dilakukan, untuk memastikan Anda mendapatkan biaya terrendah selama masa early bird. Hubungi SSCX di www.SSCXinternational.com atau training@sscxinternational.comLink informasi pelatihan di sini.

Apa itu Green Belt dan Black Belt?  Baca lebih lengkap di sini.

 

 

News: Improvement dan Efisiensi Lewat Value Analysis

Dalam sebuah artikel di SSCX, disebutkan bahwa baru-baru ini VF mencoba melakukan penghematan biaya pada produk-produk mereka. Siapa itu VF? VF adalah perusahaan apparel beromset lebih dari USD 7.7 Milyar (setara kurang lebih 67 Triliun Rupiah per tahun) yang memiliki merek-merek seperti Lee, Nautica, Wrangler, Kipling, Jansport, Eastpak, North Face, Vans dll.

Jika menyinggung tentang penghematan biaya, sebagian besar dari kita akan kemudian berpikir bahwa akan ada penurunan pada kualitas bahan baku (denim) pada produk jeans mereka. Tidak. Penghematan biaya yang benar tidak mencoba apa yang dinilai sebagai value oleh pelanggan. Apa yang dilakukan oleh VF adalah mereka beralih ke kancing biasa pada resleting beberapa celana jeans.

Eksekutif VF percaya bahwa kancing biasa ini yang sedikit lebih besar daripada kancing yang selama ini mereka gunakan malah dapat lebih meningkatkan kenyamanan, demikian menurut Vice President Cindy Knoebel. “Kami menemukan bahwa sebenarnya perubahan pada kancing ini tidak membuat perbedaan apapun bagi konsumen.” Dengan melakukan ini, VF menghemat sekitar USD 5 sen untuk setiap jeans-nya dan tentu saja jika kita mengalikannya dengan jutaan produk jeans yang mereka jual tiap tahunnya, Anda dapat memperkirakan penghematan yang mereka lakukan.

Apa yang dilakukan oleh VF adalah Continue Reading

Quality Function Deployment (QFD)

- - Control, Improve, Six Sigma

Quality Function Deployment (QFD) pertama kali dikembangkan di Negara Jepang pada tahun 1996 oleh Dr. Yoji Akao. Definisi dari QFD sendiri menurut Dr. Yoji Akao adalah suatu metode untuk mentransformasikan permintaan dari user menjadi sebuah design quality untuk menyebarkan function forming quality dan menyebarkan metode-metode untuk mencapai design quality ke dalam sistem, bagian komponen, dan elemen-elemen spesifik dalam proses manufaktur. Continue Reading