Pemilihan Tim yang Efektif

team-six-sigma-indonesia
Salah satu hal yang menentukan keberhasilan six sigmaLean Six Sigma - Integrasi Lean dan Six Sigma. Read more ... » selain ketersediaan dataData Tidak Normal dalam Six Sigma. Read more ... » yang valid dan penguasaan toolLean Training di dalam Six Sigma. Read more ... » serta metodologi sixPICK Chart. Read more ... » sigmaPICK Chart. Read more ... » yang benar adalah bagaimana membentuk timMeningkatkan Efisiensi Perusahaan Secara Cepat. Read more ... » yang efektifBrainstorming. Read more ... ». Ketika sebuah tim ditunjuk untuk mengerjakan suatu proyek18 Rahasia Sukses CI di Freudenberg-NOK. Read more ... » six sigma, pertanyaan yang selalu diberikan adalah apakah mereka cukup efektif untuk memberikan hasil yang diberikan?

Dalam proyek Six Sigma yang anda pimpin, mungkin anda diberikan sumber daya  manusia terbaik di bidangnya, namun apabila anda gagal menyatukan pengetahuan, energi, semangat, dan mengelola karakterKarakter Lean Six Sigma dalam Sistem Operasional Perusahaan . Read more ... » mereka masing-masing, maka usaha anda bisa berujung pada kesia-siaan, bahkan kegagalan proyek

Pengalaman membuktikan bahwa membentuk tim yang sinergi – Green BeltSSCX - Green Belt - Oktober 2012. Read more ... », Black BeltSertifikasi Six Sigma. Read more ... », ChampionImplementasi Six Sigma. Read more ... », SponsorPelatihan Six Sigma Green Belt. Read more ... », dan Anggota tim – sehingga mampu bekerja secara efektif bisa lebih penting dibandingkan penguasaan  tentang alat dan metodologi six sigma.

Jika pemilihan anggota tim adalah sesuatu yang kritikal, bagaimana menentukan anggota tim?

Sampai dengan saat ini, dalam memilih anggota tim mungkin kita memilih berdasarkan intuisi atau pengamatan kita sehari-hari akan kinerja seorang individu, atau bisa juga anggota tim biasanya “dibentuk” oleh manajemen. Adakalanya juga anggota tim sifatnya suka rela, siapa saja asal mau kerja.

Ada beberapa cara untuk menentukan anggota tim, namun pendekatan yang paling tepat datang dari seorang profesor yang menghabiskan sembilan tahun penelitiannya atas manajemen tim, Dr. Meredith Belbin dari University ofDesign Of Experiment (DOE). Read more ... » Cambridge.

Kesimpulan dari penelitian Dr. Belbin, dengan melihat komposisi peranSertifikasi Six Sigma. Read more ... » yang ada dalam sebuah tim, beliau dapat memprediksi apakah tim tersebut akan sukses atau gagal. Dasar penemuannya adalah setiap individu berdasarkan sifat-sifat pribadinya, pasti mempunyai satu atau lebih “peran yang disukai” . Untuk bisa membentuk tim yang efektif, seorang pemimpin proyek harus mampu menyeimbangkan peran dari anggotanya sehingga kontribusi setiap individu akan maksimal.

Berikut adalah sembilan peran individu dalam tim menurut Dr. Belbin:

  • PL – Plant: Kreatif, Imajinatif, Tidak Umum, Menyelesaikan masalah-masalah yang sulit. Kelemahan yang diijinkan: Pelupa
  • RI – Resource Investigator: Extrovert, antusias, komunikatif, mencari peluang, mengembangkan kontak. Kelemahan yang diijinkan: terlalu optimis
  • CO – Coordinator: Dewasa, percaya diri, pimpinan yang baik. Menentukan sasaran, mendorong pengambilan keputusan, dapat mendelegasikan tugas dengan baik. Kelemahan yang diijinkan: Manipulatif
  • SH – Shaper: Menantang, dinamis, tumbuh dalam tekanan. Memiliki tekad dan keberanian dalam menyelesaikan hambatan-hambatan. Kelemahan yang diijinkan: Menyakiti perasaan, provokasi
  • ME – Monitor Evaluator: kontrol atas diri sendiri, strategis, dan mampu membuat keputusan. Melihat semua kemungkinan. Menilai secara akurat. Kelemahan yang diijinkan: tidak menginspirasi
  • TW – Team Worker: Ko-operatif, sederhana, cepat mengerti, diplomatis. Mendengar, membangun, menghindari friksi, menenangkan riak-riak dalam tim. Kelemahan yang diijinkan: mudah terpengaruh
  • IMP – Implementer: Disiplin, dapat diandalkan, konservatif, dan efisienEfisien v.s Efektif. Read more ... ». Mengubah ideBrainstorming. Read more ... » menjadi tindakan . Kelemahan yang diijinkan: tidak fleksibel
  • CF – Completer Finisher: Teliti, penuh perhatian, tidak sabar. (Mampu) Mencari kesalahan dan kekurangan (pekerjaan). Tepat waktu. Kelemahan yang diijinkan: terlalu khawatir
  • SP – Specialist: Berpikiran tunggal, mampu memotivasi sendiri, berdedikasi. Memberikan pengetahuan dan keahlian yang jarang diketahui . Kelemahan yang diijinkan: terlalu spesialis

Plant, Monitor Evaluator, dan adalah peran yang berorientasi ke pemikiran, sementara Shaper, implementer dan Complete finisher adalah peran yang orientasinya di tindakan, sedangkan team worker, resource investigator, dan coordinator lebih berorientasi ke manusia. Memahami peran masing-masing tim akan membantu tim untuk mengevaluasi diri. Bagaimana dia berkontribusi positif terhadap efektifitas kerja tim, serta memahami dan mengisi kelemahan anggota tim yang lain.

Apabila anda sebagai pemimpin proyek memiliki hak untuk memilih anggota tim, selain kompetensi dan kemampuan analisa, anda perlu melihat distribusi orientasi peran anggota tim. Namun jika anggota tim “given”, maka tugas anda adalah menutup kelemahan terbesar dari tim ini, atau melibatkan SME (Subject Matter Expert).

Opt In Image
FREE E-book!
Cerita Pendek dan Case Problem Solving

Jika Anda bosan dengan penjelasan problem solving yang penuh teori, Anda dapat mencicipi ebook sederhana yang penuh cerita seru. FREE. Buku ini memberikan penjelasan problem solving yang ringan tetapi tepat sasaran. Lengkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>