Posts Tagged: "Kaizen"

Meningkatkan Efisiensi Perusahaan Secara Cepat

Pada dua artikel sebelumnya kita membahas tentang definisi dan cara untuk melakukan efisiensi.  Efisiensi dilakukan sebagai salah satu bentuk perbaikan yang bertujuan untuk mengoptimalkan sumber daya.

Bagaimana di sebuah perrusahaan bisa melakukan efisiensi secara cepat?

Dalam salah satu inisiatif perbaikan dikenal istilah KAIZEN yang artinya perbaikan yang berkelanjutan. Esensi dasar dari KAIZEN adalah: sederhana dan langsung dikerjakan. KAIZEN adalah salah satu bagian kunci implementasi Lean Six Sigma. Jadi KAIZEN didefinisikan sebagai tindakan perbaikan yang dilakukan secara bertahap dan terus menerus, dimana sifat perbaikan tersebut sederhana dan bisa diselesaikan dalam waktu yang singkatLangkah-langkah yang harus dilakukan oleh perusahaan ketika akan melakukan KAIZEN adalah:

Continue Reading

Lean Training di Indonesia

Lean Training adalah salah satu pelatihan yang paling menarik yang banyak diikuti perusahaan-perusahaan baik manufaktur maupun jasa.  Pelatihan Lean atau Lean Training biasanya menjelaskan mulai dari prinsip dan konsep dari Lean Manufacturing, Lean Service, hingga pada penggunaan tools atau alat. Di Indonesia,  pelatihan lean atau lean training diadakan mulai dari durasi 2 jam (lebih tepat disebut briefing) hingga beberapa hari.

Lean Training – Umum – 2 Jam hingga 2 Hari

Lean Training yang berupa briefing (2 jam hingga 2 hari) mencakup pemahaman akan prinsip dan konsep Lean seperti tergambar pada ilustrasi di atas. Tujuan utama dari Lean ini sendiri adalah highest quality, lowest cost, shortest lead time. Dalam pelatihan ini peserta akan diajak memahami tujuan dari Lean hingga bagaimana cara mencapainya. Tools atau alat akan dibahas mengenai Continue Reading

18 Rahasia Sukses CI di Freudenberg-NOK

Dalam sebuah artikel di Majalah Shift, “Freudenberg-NOK Tips: 18 Kunci Menuju Operational Excellence di Perusahaan Anda”, dijelaskan 18 rahasia sukses continuous improvement di perusahaannya. Michael Heidingsfelder, wakil presiden operasional di perusahaan asal Amerika Serikat yang merupakan hasil joint venture antara Freudenberg Co. dari Jerman dan NOK dari Jepang memaparkan 18 faktor tersebut, yang  tidak harus diikuti secara berurutan, karena mereka “…berkembang dari waktu-ke waktu,…” kata Heidingsfelder.

Kedelapan belas kunci tersebut adalah:

1) Top down. Manajemen harus terlibat dalam Continue Reading

5-Why Analysis

- - Analyze, Six Sigma
Why-Why Analysis adalah alat bantu (tool) root cause analysis untuk problem solving.  Tool ini membantu mengidentifikasi akar masalah atau penyebab dari sebuah ketidaksesuaian pada proses atau produk.
Why-Why Analysis atau 5 Why’s Analysis biasa digunakan bersama dengan Diagram Tulang Ikan (Fishbone Diagram) dan menggunakan teknik iterasi dengan bertanya MENGAPA (Why) dan diulang beberapa kali sampai menemukan akar masalahnya.
Contohnya sebagai berikut:
Masalah: Mesin Breakdown/Rusak.

Continue Reading

Plan Do Check Act (PDCA)

- - Analyze, Improve, Six Sigma

PDCA atau yang sering disebut juga dengan Deming Circle/Deming Cycle/Wheel, Shewhart Cycle, control circle/cycle, dan Plan Do Study Act (PDSA) adalah sebuah metode manajemen empat langkah iteratif yang digunakan pada proses bisnis untuk kontrol dan peningkatan berkelanjutan dari proses dan produk.

Keempat fase yang terdapat pada PDCA adalah :

SSCX Six Sigma Lean PDCA Kaizen

Plan : mengidentifikasi dan menganalisis masalah

Pada tahap ini Anda dapat menggunakan beberapa tools yang berguna seperti Drill Down, Cause and Effect Diagram, dan 5 Whys untuk membantu Anda menemukan akan dari permasalahan. Setelah Anda berhasil mengidentifikasi, Anda dapat memetakan proses tersebut. Selanjutnya Anda dapat menggambarkan semua informasi lain yang diperlukan untuk Continue Reading

Kaizen dalam Six Sigma

Dalam artikel sebelumnya kita membahas tentang bagaimana meningkatkan efisiensi secara cepat dengan Kaizen Blitz. Sekarang,  kita akan membahas Kaizen lebih dalam.

Dalam berbagai forum, banyak diskusi hangat tentang lebih baik mana Kaizen dengan Six Sigma?  Menurut kami, pertanyaan tersebut sama dengan ketika anda bertanya lebih bagus mana martil sama obeng? Ngga’ nyambung, karena mereka berbeda kegunaanya.

Jika anda menginginkan buah Apel. Manakah yang anda ambil terlebih dahulu? Jika anda menjawab yang di pucuk pohon kami tidak menyalahkan namun pertanyaannya adalah kenapa anda susah-susah untuk mendapatkan buah yang ada di pucuk, padahal dengan usaha yang lebih sedikit, anda bisa mendapatkan apel yang ada di bawah. Logikanya adalah, habiskan dulu yang ada di bawah, kemudian baru naik ke atas.

Begitu juga ketika organisasi anda ingin meningkatkan kinerja, berdasarkan prinsip ekonomi bagaimana dengan usaha yang sedikit kita mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya.

Menurut Masaaki Imai, esensi dari Kaizen adalah Continue Reading