Efisien v.s Efektif

Meskipun efektif dan efisien mempunyai tujuan yang sama yaitu meningkatkan kinerja organisasi, namun tidak sedikit orang memahami secara pasti perbedaan kedua kata tersebut. Dalam Lean Six Sigma memahami tujuan dari proyek perbaikan yang akan dijalankan sangat penting karena akan menentukan pendekatan dan tools yang akan dipakai.

Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan kedua kata tersebut. Efisien adalah bekerja dengan menggunakan sumber daya dan energi yang sesuai tanpa pemborosan, namun efisiensi tidak melihat tujuan. Organisasi bisa saja menjadi efisien namun gagal dalam mencapai apa yang dicita-citakan.  Untuk itu selain efisien, kita juga harus efektif. Definisi dari efektif adalah  melakukan sesuatu yang sesuai dengan apa yang diinginkan.

Contoh, kita tahu bahwa city car (sebut saja : Karimun) adalah mobil yang dikenal irit, setiap liter bensinnya bisa mencapai 20 kilometer. Namun jika kita hendak pergi ke puncak atau dataran tinggi yang curam, apakah city car mampu mencapai tujuannya? Bisa disimpulkan bahwa city car efisien namun untuk mencapai puncak/ gunung bukan kendaraan yang efektif.

Untuk bisa mendapatkan lebih banyak keuntungan, organisasi harus bisa menjual lebih banyak produk atau jasa kepada pelanggan, agar pelanggan mau membeli produk dan jasa lebih banya, pelanggan harus bisa melihat keunggulan produk kita dibandingkan dengan kompetitor, dengan kata lain produk kita memenuhi ekspektasinya. Sehingga produk atau jasa kita berkualitas di mata pelanggan. Produk atau jasa yang berkualitas, dihasilkan dari proses yang efektif. Setelah kita tahu bahwa proses kita sudah efektif dalam membuat produk atau jasa sesuai keinginan pelanggan, baru kita bisa mencari peluang untuk membuat proses tersebut lebih efisien

Terkadang, kita melakukan banyak hal untuk menjadi efisien. Penghematan dilakukan di sana sini secara besar-besaran. Seharusnya, efisiensi kita lakukan setelah kita mampu mengidentifikasi tujuan sehingga kita dapat menyusun tindakan yang efektif untuk mencapainya.

Dengan Six Sigma kita dituntut untuk mampu memenuhi keinginan pelanggan dengan meningkatkan sigma level proses yang kita punya, dan dengan Lean, penggunaan sumber daya pada proses tersebut dapat kita optimalkan. Singkat kata dengan Lean Six Sigma: kita mendapatkan respon pada pelanggan yang lebih baik, cepat, dan hemat.

Opt In Image
FREE E-book!
Cerita Pendek dan Case Problem Solving

Jika Anda bosan dengan penjelasan problem solving yang penuh teori, Anda dapat mencicipi ebook sederhana yang penuh cerita seru. FREE. Buku ini memberikan penjelasan problem solving yang ringan tetapi tepat sasaran. Lengkapnya.

There Are 2 Comments On This Article.

  1. saya ijin untuk mengutip sedikit artikel di atas…
    tp saya membutuhkan nama penulis artikelnya..terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *